Karakter Hipnosis
sebenarnya kondisi Hipnosis kita alami setiap hari,seperti ketikan kita melamun,nonton TV,bahkan pada saat kita mengendari motor dan pikiran melayang,melihat perempuan cantik sehingga melupakan keadaan sekitar dll,karakter hipnosis,menurut Ormond Mc Gill, Dean of American Hypnotist, ada
lima karakteristik kondisi hypnosis.
1. kepekaan
indera yang meningkat (Hyper- Acuity of the Senses)
Dalam
kondisi hypnosis, panca indra seseorang akan menjadi jauh lebih peka. Menurut
penelitian, saat klien masuk ke dalam
kondisi hipnosis, akurasi dan keaktifan
indera penglihatan, pendengaran, kinestetik, serta indera lainnya
meningkat.
2. kepekaan
ingatan yang meningkat (Hyper-Acuity of Memory)
Dalam
kondisi hypnosis, seseorang dengan mudahnya
mengakses ingatan masa lalu yang kadang-kadang sudah terlupakan.
3. perhatian
yang terbatas karna sangat Fokus
(Fixation of Attention)
Menurut
penelitian yang dipublikasikan oleh American
Journal of Psychology, seseorang yang masuk ke dalam kondisi hipnosis perhatiannya akan sangat
terfokus dan terbatas. Pada kondisi terjaga pikiran menerima banyak Informasi yang berbeda- beda
pada saat bersamaan dengan derajat yang berbeda-beda. Sedangkan dalam kondisi
hypnosis perhatian sangat terfokus pada satu rangsangan. Memasuki hypnotic state berakibat pada
sempitnya wilayah perhatian sehingga
hanya sedikit rangsangan yang diterima
dan wilayah perhatian ini ditentukan oleh sugesti dari fasilitator.
4. sikap
pasif (Less Autonomy As Perceptions
Become Controlled by Outside Suggestions)
Kendali
terhadap tubuh berkurang sehingga sering disalahartikan seakan-akan dikontrol
oleh orang lain. Klien cenderung
melepaskan otonominya dan memilih untuk
mengikuti arahan fasilitator – sepanjang sugesti yang ditawarkan tidak bertentangan dengan nilai
yang ia anut
5. mudah
menerima ide/saran (Susceptibility to
Post Hypnotic Responses)
Kesediaan
dan kemudaan dalam menerima ide yang
disugestikan padanya. Meski demikian, dalam kondisi hypnosis, kontrol tetap ada pada diri klien. Dia
tetap bisa selektif memilih ide; klien
menerima ide tersebut karena ide itu
menyenangkan bagi dia, bermanfaat bagi dia, dan
tidak bertentangan secara moral dan emosional menurut dia. Dari ribuan hipnosis yang dilakukan oleh
Dave Elman, jika klien diberikan sugesti
yang tidak sesuai ada dua hal yang
mungkin terjadi: dia keluar dari keadaan hipnosis ( out of trance ), atau dia tetap dalam keadaan
hipnosis namun mengabaikan sugesti
tersebut.

Komentar
Posting Komentar