HUBUNGAN ANTARA PIKIRAN dan HIPNOSIS
Untuk memahami hypnosis kita perlu memahami pikiran
dan cara kerjanya jika otak adalah
perangkat keras pikiran adalah perangkat lunak,dalam memproses informasi.
Menurut DR. John Kappas. kita dapat membagi pikiran menjadi tiga bagian:- Pikiran Sadar
- Pikiran Bawah-Sadar
- Pikiran Tak-Sadar
- Dan ada bagian pikiran yang di sebut dengan Kritikal area,mari kita bahas lebih lanjut agar lebih memahaminya.
Pikiran sadar
adalah pikiran
yang kita sadari prosesnya. Saat kita menerima sebuah informasi atau ide, maka
informasi tersebut disimpan sementara di pikiran ini. Informasi tersebut lalu
dianalisa dan dikritisi untung ruginya,bermanfaat tidaknya benar salahnya ,
jika lolos sensor, informasi ini akan dimasukkan ke pikiran bawah-sadar.
Pikiran bawah-sadar
adalah gudang tempat penyimpanan informasi. Informasi
yang tersimpan di sini dijadikan pembanding oleh pikiran sadar ketika sebuah
informasi diterima. Pikiran bawah-sadar kita menyimpan semua informasi yang
pernah kita terima di masa lalu. Informasi yang tersimpan di dalam pikiran
bawah-sadar ini tersusun sedemikian rupa hingga membentuk sebuah program yang
mementukan perilaku dan kebiasaan kita. Keyakinan, nilai, dan cara pand ang
kita terhadap dunia juga tersimpan di sini.
Pikiran tak-sadar
adalah pikiran yang mengatur fungsi- fungsi tubuh yang
bersifat otomatis. Apakah Anda bisa bayangkan, baik Anda sadari maupun tidak
jantung Anda berdetak, darah mengalir,
ginjal melakukan fungsinya sebagai filter, sistem limfa pun demikian, ribuan
fungsi
tubuh berjalan secara otomatis tanpa kita sadari. semuanya tanpa perlu kita atur tapi ini tetap
berkaitan dengan cara kerja pikiran yang lain,contohnya misalnya ketika kita
grogi atau takut dengan sendirinya tubuh bergetar dan keluar keringat.
Menurut Sandy
Mc Gregor dalam bukunya Piece of Mind,
pikiran sadar hanya mempengaruhi 12% dari perilaku manusia, 88% sisanya
dipengaruhi oleh pikiran bawah-sadar. Artinya perubahan akan efektif jika
dilakukan pada level pikiran bawah sadar manusia.
Anda masih ingat ketika belajar naik sepada motor ?
Tetunya kita merasa kesulitan bukan ? bahkan ketika kita mau belok,kita
memikirkan bagaimana cara menyalakan lampu riting,ketika mau pindah gigi kita menghitung
ini di gigi berapa ?artinya apa yang di pelajari masih dalam dataran pikiran
sadar, Masih ingat juga pada saat
pertama kali anda menggunakan HP ? kita mencari – cari dimana letak hurufnya
mungkin kita membutuhkan sekitar 5 menit untuk mengirimkan sms,tapi saat ini
tanpa perlu melihat papan keyboard di HP anda sudah bisa melakukanya karena
pada waktu pertama kali belajar
kita menggunakan pikiran sadar kita,tapi setelah kita
melakukanya berulang – ulang kita sudah begitu lancar seakan – akan tak perlu
di pikir,karna ketrampilan itu sudah masuk kedalam pikiran bawah sadar.
Begitu pula
prilaku,emosi,kebiasaan kita jika sudah tersimpan dalam pikiran bawah sadar menjadi
nilai permanen dan secara otomatis menggerakan kita tanpa perlu lagi dipikirkan.
Crical factor
merupakan
bagian dari pikiran yang selalu menganalisa segala informasi yang masuk dan
menentukan tindakan rasional seseorang. Critical
Factor berfungsi
untuk melindungi pikiran bawah sadar dari ide, informasi,bentuk pikiran lain
yang bisa mengubah program pikiran yang sudah tertanam dibawah sadardata
yang di terima oleh pikiran sadar akan di bandingkan dengan data base yang ada
di bawah sadar,jika data yang masuk sesuai akan memperkuat apa yang sudah ada
seperti keyakinan,kebiasaan dan emosi sebaliknya,jika informasi tidak sesuai
akan hanya akan di simpan sebagai informasi bersifat netral.Ada beberapa
informasi yang mudah masuk menembus RAS
- Penting untuk
keselamatan Hidup
Contoh
ketika anda sedang tidur terlelap dan akan segera terbangun ketika mendengarkan
suara an eh contohnya kebakaran.
- Memiliki
kandungan Emosional
Sesuatu
yang bersifat Emosional akan mudah menembus RAS.kita akan lebih mudah
mendengarkan orang – orang yang kita cintai bukan ? bahkan maaf masih ingat
pertama kali kita jatuh cinta ? kita begitu peka dengan informasi tentang orang
yang kita cintai tersebut.
Setelah kita memahami bahwa keyakinan,emosi,kebiasaan
baik atau kebiasaan buruk,tersimpan secara rapi di pikiran bawah sadar yang
secara otomotis menjadi gerak di dalam kehidupan kita,padahal pada dasarnya pikiran tersebut netral tinggal bagaimana kita
memasukan program yang terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja,seperti
kita membiasakan untuk di siplin walaupun pada awalnya berat,tetapi kita telah
menciptakan program yang baik,belajar naik sepeda motor kita membuat program
tersebut di dalam kebiasaan kita sehingga saat ini kita begitu mudah
mengendarainya,tetapi begitu banyak program yang masuk tak sengaja dan telah
menjadi bagian dari diri kita,bahkan kitapun terkadang tidak menyadarinya,Lalu
bagaimana pikiran bawah sadar di program?
Komentar
Posting Komentar