PMI kembangkan Pengobatan Hypnotherapy
BOYOLALI—PMI Boyolali
mengembangkan pengobatan dengan menggunakan metode herbal dan hypnotherapy.
Metode ini mulai dikenalkan masyarakat Boyolali, di antaranya melalui bakti
sosial pengobatan gratis di Balai Desa Jaten, Kecamatan Klego, Rabu (31/7).
Ketua PMI Cabang Boyolali,
Syamsudin mengatakan metode pengobatan herbal dan hypnotherapy ini
dilakukan dengan menggunakan metode elektrik. Diakuinya, metode pengobatan ini
termasuk jenis pengobatan alternatif, namun mampu mengobati berbagai jenis
penyakit yang terutama berhubungan dengan saraf. “Metode ini merupakan
pengobatan alterntif, khususnya yang berkenaan dengan keluhan terkait saraf,”
terang dia.
Terkait bakti sosial pengobatan
gratis, menurut Syamsudin, selain untuk mengenalkan metode pengobatan
alternatif ini juga termasuk kegiatan sosial dalam rangka membantu pengobatan
bagi warga yang sakit. Dalam bakti sosial tersebut, menurut Syamsudin pihaknya
juga melakukan sosialisasi terkait kegiatan PMI Boyolali.
Bakti sosial pengobatan gratis
itu sendiri disambut antusias oleh warga Jaten. Bahkan mereka rela antri untuk
berobat secara gratis. Namun kebanyakan warga yang berobat merupakan warga
berusia lanjut yang memiliki keluhan terkait saraf. Mereka kemudian ditangani
langsung oleh terapis hypnotherapy Warjono.
Salah satu warga yang datang
berobat, Suli (80), mengeluhkan sakit pada bagian lututnya. Sakit pegel dan
linu pada lututnya tersebut sudah dirasakannya sejak lama. Setelah berobat,
ternyata menurut dia rasa sakit pada lututnya tersebut sudah jauh berkurang.
“Senang rasanya, pegel dan linunya sudah berkurang banyak,” tutur Suli.
Kades Jaten, Parjiyanto juga
mengaku gembira dengan digelarnya bakti sosial PMI di desanya. Bahkan
pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa dilakukan rutin setiap tahunnya.
Pasalnya melalui kegiatan tersebut, dirasakan sangat membantu warga dalam
pengobatan, khususnya warga yang kurang mampu.
Ario Bhawono
Komentar
Posting Komentar